Kualitas pembelajaran bahasa Inggris di tingkat perguruan tinggi di Indonesia belum merata. Belum semua perguruan tinggi memahami pentingnya kualitas pembelajaran bahasa Inggris.
Sejumlah perguruan tinggi negeri di luar Jawa menyatakan tidak ikut, alasannya karena tidak siap.
-- Rohmat Nurcahyo
Perbedaan kualitas pembelajaran itu terlihat dalam kompetisi debat bahasa Inggris tingkat nasional (National University English Debating Championship/NUEDC) yang didominasi peserta dari perguruan tinggi di Jawa. Tahun ini, NUEDC diikuti 80 perguruan tinggi dengan tiga anggota tiap tim.
”Sejumlah perguruan tinggi negeri di luar Jawa menyatakan tidak ikut, alasannya karena tidak siap,” kata Ketua Juri NUEDC 2010 Rohmat Nurcahyo di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Kamis (10/6/2010).
Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan UNY Herminarto Sofyan mengatakan, belum semua perguruan tinggi memahami pentingnya kualitas pembelajaran bahasa Inggris. Padahal, menguasai bahasa Inggris penting agar perguruan tinggi Indonesia dikenal di tingkat internasional. (IRE) Sumber : Kompas.Com
- _There are no comments yet





